RISALAH MALAM NISFU SYA’BAN
Mengenal Malam Nisfu Sya'ban: Malam Penuh Ampunan
Sumber Referensi:
Disusun oleh :
Sarohman Asymuni, “Risalah Malam Nisyfu Sya’ban”, MTN Baktijaya_12 Sya’ban 1442 H
Malam Nisfu Sya'ban adalah malam ke-15 di bulan Sya'ban (bulan sebelum Ramadhan). Malam ini dianggap istimewa dalam tradisi Islam karena merupakan waktu di mana Allah SWT memberikan perhatian khusus, rahmat, dan ampunan kepada hamba-Nya.
Mengapa Malam Ini Disebut Istimewa?
Berdasarkan teks tersebut, ada beberapa alasan mengapa malam ini sangat berharga:
Malam Keberkahan: Waktu di mana keberkahan Allah turun (salah satu tandanya adalah bertambahnya air Zamzam di Makkah).
Malam Penghapusan Dosa: Allah memberikan ampunan atas dosa-dosa selama satu tahun bagi yang bersungguh-sungguh beribadah.
Malam Dikabulkannya Doa: Ada lima malam di mana doa tidak akan ditolak, dan salah satunya adalah malam Nisfu Sya'ban.
Malam Syafaat: Rasulullah SAW diberikan wewenang penuh oleh Allah untuk memberikan bantuan (syafaat) bagi seluruh umatnya yang tidak terus-menerus melakukan maksiat.
Pesan Penting: Syarat Mendapat Ampunan
Meskipun Allah mengobral ampunan pada malam ini, ada kelompok orang yang tidak diampuni kecuali mereka bertaubat, yaitu:
Orang yang menyekutukan Allah (Musyrik).
Orang yang menyimpan kebencian atau permusuhan dalam hatinya terhadap sesama Muslim.
Pemutus tali persaudaraan.
Pelaku maksiat berat (seperti zina, sihir, atau peminum khamr) yang belum bertaubat.
Amalan yang Dianjurkan
Untuk mengisi malam ini, Anda bisa melakukan berbagai amal kebaikan secara ikhlas, di antaranya:
1. Membaca Surat Yasin 3 Kali
Ini adalah tradisi yang umum dilakukan setelah Maghrib dengan niat Ikhlas untuk mendapatkan Ridlo Allah swt dan dibarengi niat khusus:
Bacaan pertama: Memohon panjang umur untuk terus beribadah.
Bacaan kedua: Memohon dijauhkan dari segala bahaya dan musibah.
Bacaan ketiga: Memohon agar hati merasa cukup dan tidak bergantung pada orang lain (kecukupan rezeki).
Catatan: Melakukan hal ini diperbolehkan sebagai bentuk "Tawasul" (menggunakan amal baik sebagai perantara agar doa dikabulkan).
2. Shalat Sunnah
Ada berbagai pendapat ulama tentang jenis shalatnya. Intinya adalah memperbanyak sujud:
Shalat Tasbih: Sangat dianjurkan oleh banyak ulama.
Shalat Mutlak: Shalat sunnah bebas dengan niat karena Allah (jumlah rakaat tidak ditentukan).
Shalat lainnya: Seperti Tahajjud, Shalat Hajat, atau Shalat Taubat.
3. Berdoa dan Berdzikir
Gunakan waktu ini untuk memohon apa saja, baik urusan dunia maupun akhirat. Allah sangat senang jika hamba-Nya meminta meskipun hal-hal kecil (seperti meminta garam atau tali sandal yang rusak).
4. Beribadah Berjamaah
Kumpul di masjid untuk dzikir atau doa bersama hukumnya boleh dan baik, asalkan tidak dianggap sebagai kewajiban yang memberatkan.
Kesimpulan
Inti dari malam Nisfu Sya'ban adalah pembersihan hati. Jangan sampai kita sibuk beribadah namun masih menyimpan rasa benci atau dendam kepada orang lain. Manfaatkan malam ini untuk bertaubat, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan memohon keberkahan untuk masa depan.